ANTOLOGI PUISI
FANTASTICFANS in here....
wah..wah..wah.. kali ini FF balik lagi dengan antologi puisi dengan tema "HUJAN"
sok.. yang ada tugas sekolah atau hanya butuh caption status sosmed kalian...
boleh nih diliat diliat antologi puisinya.
untuk yang punya tugas sekolah.. cukup jadikan ini sebagai contoh dan batu loncatan sebagai penemu inspirasi saja ya... kalau sudah tau apa nih yang kalian mau tulis, kalian bisa deh mulai menuangkan ide untuk tugas kalian dibuku.
intinya disini FF cuma mau bilang.. coba deh tuangin imajinasi kalian kedalam sebuah puisi.. rasanya akan sangat menyenakan loh... dan pasti kalian akan puas banget nantinya kalau puisi yang kalian buat disukai banyak orang..
nih beberapa contoh puisi dari FF......
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Gemercik hujan
Menginjakan kaki
disebuah genangan kecil
Diriku mulai
berlarian…
Menikmati derasnya
hujan…
Melupakan keadaan
dunia yang runyam
Ditemani sedikit
tawa
Aku menikmatinya…
Saat tetes
demi tetes mengenaiku
Hingga sekujur
tubuhku dibasahi olehnya
Tak perduli
seberapa deras…
Aku terus
berlari dibawah deraian hujan
Meninggalkan
semua masalah
Hanya masalah
yang biasa dihadapi
Oleh anak
sekecil diriku…
Mungkin bukan
hal pelik bagi orang dewasa
Tapi mengapa
begitu menyakitkan bagiku…
Terimakasih hujan…
Karena sudah
mau mendengarkanku…
Secercah kehidupan
Hanya memandang
dari balik jendela
Kulihat kau
tanpa pamrih …
Kau turun
bagai peri dari langit…
Saat dirimu
mulai jatuh ketanah
Aku dapat
melihat setangkai bunga yang sudah layu
Mulai terbangun…
Seperti kau
sudah memanggilnya
Kau memberikannya
kehidupan lagi
Terimakasih karena
kau…
Bungaku kembali
ceria…
Seperti sedia
kala…
Memulai
Bagai merebutkan
sebuah piala
Kau jatuh tidak
beraturan
Rintikan demi
rintikan mulai mebasahi bumi
Kau jatuh
membasahi bumi
Membuat beberapa
kenangan
Kenangan indah
yang akan kukenang
Kenang sampai
ajal memisahkan
Memisahkan diriku
dengan dunia
Dunia yang
tidak bisa kulihat lagi
Termasuk engkau…
Hujan…
Tidakkah kau
tahu
Air mu menyamarkan
kesedihanku…
Bercampur dengan
air mata…
Air mata yang
ku coba sembunyikan…
Sampai kau
berbaik hati
Dan meninjamkan
dirimu
Sebagai topeng
penyamaran…
Sepucuk surat
Sudah pernah
aku menulis
Menulis sebuah
kata
Kata yang
kutujukan untuk mereka
Mereka yang
tidak mengharapkan kehadiranku
Kehadiranku didunia…
Namun hujan
menelannya
Selalu menelannya…
Membuat basah
semua suratku
Luntur sudah
kata didalam kertas itu
Tapi kemudian…
Aku bersyukur
pada hujan…
Karena menghentikanku
melakukan hal aneh…
Hanya hujan
Hanya derasnya
hujan yang aku ingat
Hanya indahnya
bumi yang kulihat
Tidak ada
hal lain lagi…
Pikiranku sudah
dipenuhi oleh derasnya hujan
Karena hujan…
Yang menyelamatkanku
saat itu…
Janji
Hujan…
Saat itu aku
berjanji
Berjanji selalu
menatapmu
Hujan…
Saat itu aku
berjanji
Untuk terus
menyanjungmu
Hingga tak
sadar
Aku mulai
bergetar
Bergetar disetiap
tetesanmu
Menyiratkan ketakutan
Seperti sebuah
luka yang belum kering
Atau sebuah
luka yang terbuka kembali
Hingga aku…
harus melupakan mu
Hujan…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar